Home » Berita » Gagas IMPEST-O, Mahasiswa TI Raih Juara III Kompetisi Business Plan
official site
Tanggal 6 November 2019, kategori Berita

 Mengurangi prosentasi gagal panen karena hama pertanian dapat dilakukan dengan bantuan teknologi otomasi. Ide perencanaan bisnis inovatif ini dituangkan dalam IMPEST-O (Implementasi Alat Pembasmi Hama Pertanian Berbasis Android Guna Meningkatkan Produktivitas Hasil Tani).

“Sistem IMPEST-O berbasis arduino dan sistem pemrograman. Dimana, kedua hal tersebut di integrasikan dengan konsep industri 4.0 memanfaatkan penyimpanan data cloud,“ kata Yayan Adi Prastyo, ketua tim penggagas IMPEST-O.

Selain Yayan, tim IMPEST-O beranggotakan Qurrota A’yunin dan Mahendra Habriantama. Ketiganya adalah asisten laboratorium Statistika dan Rekaya Kualitas (SRK) Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (TI FT-UB).

Yayan melanjutkan, dengan adanya aplikasi ini, memungkinkan petani mengkontrol alat dari jarak jauh dan mendapatkan informasi terkini terhadap perkembangan pertaninan di Indonesia. Aplikasi ini dinamakan IMPEST-O Apps.

“Usaha ini  kami yakini mampu mengembangkan pertanian Indonesia melewati keefektifan dan efisiensi pembasmian hama, serta mengurangi pengangguran dan mendukung Industri 4.0 di Indonesia,”  jelas mahasiswa angkatan 2016 itu.

Keunggulan aplikasi ini ada pada data yang dimiliki. Mulai dari latar belakang, keunggulan produk yang didasarkan pada benchmarking kompetitor, proses produksi yang sesuai dengan jenis produk, pendukung produksi yang sustainable, dan memikirkan kesalamatan pekerja.

Berkat ide bisnis ini, Tim IMPEST-O berhasil meraih Juara III kompetisi Siliwangi National Entrepreneurship Seminar And Business Plan Competition (SINESTION) 2019. Kompetisi yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Ekonomi Fakultas ekonomi Universitas Siliwangi Tasikmalaya ini berlangsung pada 31 Oktober 2019.

Finalis kompetisi bertemakan “Entrepreneurship to Create Positive Social Impact” adalah 15 tim dari 8 universitas se-Indonesia.

Yakni Universitas SIliwangi (3 tim), Universitas Negeri Jakarta (2 tim), Universitas Pendidikan Ganesha (2 tim), Universitas Lambung Mangkurat (1 tim), Institut Pertanian Bogor (2 tim), Universitas Negeri Yogyakarta (1 tim), Universitas Telkom (1 tim), dan UB (3 tim).

Adapun tim yang berhasil menempati peringkat pertama adalah tim dari Institut Pertanian Bogor disusul peringkat kedua adalah tim dari Universitas Lambung Mangkurat. (and)

59 total views, 2 views today